11 Tips Anti Ribet Merawat Baju Bayi Biar Awet

baju bayi

Cuitbabywear.com – Kedatangan bayi tentunya membawa banyak kebahagiaan dan energi positif di rumah. Rumah yang penuh dengan kegembiraan tentunya dipenuhi dengan pakaian dan perlengkapan kecil lainnya yang menggantung di sana-sini. Semua orang benar-benar terlibat dalam mengurus malaikat kecil itu. Tepat dari buaian sampai mainan, semuanya perlu perawatan yang baik baik. Namun, merawat baju bayi juga sangat penting.

Merawat baju bayi adalah tugas yang tidak mudah. Sangat penting untuk merawat pakaian bayi yang baru lahir dengan benar untuk memastikan bahwa bayi merasa nyaman dan sehat. Berikut beberapa tips sederhana yang bisa Mom ikuti untuk merawat pakaian bayi agar awet.

1. Cuci Baju Bayi Sebelum Dipakai Untuk Pertama Kali

Foto: engin akyurt/unsplash.com

Sesudah bayi lahir, Mom mungkin sering merasa kewalahan oleh karena itu disarankan sebelum melahirkan, Mom perlu mempersiapkan mencuci baju bayi dan seprai barunya terlebih dahulu sebelum dipakai. Bayangkan saja berapa banyak tangan yang pasti pernah menyentuhnya di toko. Karena kulit bayi yang baru lahir sangat sensitif, disarankan untuk segera mencucinya untuk menghindari semua risiko alergi atau eksim.

2. Pilih Deterjen Lembut yang Tidak Keras

Untuk melindungi kulit bayi yang halus, yang terbaik adalah membeli deterjen hypoallergenic yang teruji secara dermatologis. Untuk merawat baju bayi, pilih deterjen netral yang lembut. Lebih baik lagi, pilihlah deterjen organik ringan untuk melindungi kesehatan bayi dan lingkungan. Jenis deterjen ini akan sangat mengurangi risiko reaksi alergi dan sangat ideal untuk seluruh keluarga.

3. Periksa Label Baju

Mom pasti tidak ingin satu set bodysuits yang menggemaskan tiba-tiba jadi mengecil sebelum si kecil memakainya. Baca setiap label perawatan kain secara terpisah untuk melihat apakah Mom harus mencucinya dengan air hangat atau dingin. Juga pastikan produk yang dibeli dibuat oleh brand dengan bahan yang dapat dipercaya ketahanannya.

4. Cuci Sesuai Warna

Sebelum mencuci pakaian, pastikan Mom sudah dipisahkan terlebih dulu baju sesuai warnanya. Tujuannya yaitu untuk memastikan baju yang luntur tidak akan menodai baju lain yang memiliki warna cerah. Cucilah dulu baju yang berwarna putih, kemudian lanjutkan dengan baju yang berwarna terang. Baru sesudahnya cucilah pakaian yang berwarna gelap.

5. Tidak Semua Dicuci Pakai Mesin Cuci

Tak semua baju bayi boleh dicuci memakai mesin cuci. Umumnya baju-baju dengan bahan yang lembut lebih baik dicuci memakai tangan. Kalau terpaksa harus memakai mesin cuci, gunakan kantung jala untuk memisahkan pakaian tersebut dari pakaian lain.

6. Balikkan Baju

Trik praktis ini mencegah baju bayi mudah memudar dan juga membuat kancing tidak cepat aus. Meskipun langkah ini akan membuat Mom menambah ekstra waktu, Mom pasti akan senang melakukannya, khususnya saat atasan dan bawahan favorit bertahan sampai si kecil tumbuh lebih besar.

7. Keringkan Secara Alami

Foto: zuckerschnecke/Pixabay.com

Mesin pengering memang membuat proses mengeringkan pakaian menjadi lebih mudah, tapi mengeringkan baju bayi menggunakan mesin pengering akan merusak pakaian basah karena panasnya. Usahakan untuk mengeringkan secara alami menggunakan sinar matahari.

8. Jangan Berlebihan Waktu Mengeringkan

Ketika terpaksa harus mengeringkan mengenakan mesin pengering, ingatlah bahwa baju bayi jauh lebih kecil, lebih tipis dan lebih halus dibandingkan pakaian orang dewasa. Ikuti instruksi manual pengering dengan hati-hati atau pertimbangkan untuk bereksperimen dengan waktu pengeringan yang lebih pendek sampai Mom mendapatkan waktu yang pas.

9. Jemur Baju Sampai Kering

Tak perlu sinar matahari yang terik untuk mengeringkan baju bayi, cukup dijemur di tempat yang terkena cukup sinar matahari. Sebelum mengangkat baju pastikan baju sudah benar-benar kering supaya baju tidak dalam keadaan lembap sehingga berbau apek dan akan menjadi sarang kuman.

Baca juga: Penyebab Kulit Bayi Jadi Merah dan Cara Mengatasinya

10. Setrika Sesuai Jenis Baju

Beberapa baju membutuhkan panas yang medium saat disetrika, tapi ada juga yang memerlukan panas yang rendah. Bahkan ada yang tak perlu disetrika. Untuk itu baca keterangan yang terdapat pada baju, Mom.

Oh, ya Mom, jangan setrika baju bayi yang lembap. Walaupun di musim hujan baju akan susah kering, jangan pilih mengeringkan dengan menyetrikannya. Cobalah dengan cara diangin-anginkan memakai kipas angin atau bisa juga dengan cara digantung. Pakaian bayi terutama dengan teknologi Hi-Breath Cuit akan cepat kering, kok!

11. Simpan Baju Berdasarkan Kategori

Foto: Pxfuel.com

Simpan baju bayi yang sudah kategorinya, contohnya celana disimpan dengan celana. Jangan campur kaos dengan kemeja. Bahkan ada juga yang menyimpan baju dalam bersama dengan baju dalam dan sebagainya. Tak hanya untuk alasan kemudahan, menyimpan pakaian bayi sesuai kategori juga bisa menghindarkan pakaian dari acak-acakan. Ketika menyimpan pakaian si kecil jangan gunakan kamper karena berisiko akan mengakibatkan gangguan kesehatan untuk bayi.

Itulah tips anti ribet untuk Mom untuk merawat baju bayi supaya awet. Gimana, mudah kan, Mom? Penting untuk menghindari bahan-bahan berbahaya saat merawat pakaian bayi agar si kecil kulit si kecil tidak bermasalah. Apa baju si kecil sudah sempit? Kalau perlu baju untuk bayi, balita, anak dan se-keluarga  Mom bisa cek di Cuitbabywear. CUIT memiliki koleksi baju yang lengkap, nyaman dan aman untuk Mom sampai dedek bayi. Produk CUIT pastinya nyaman karena semua bahan untuk produk CUIT memakai teknologi Hi-Breath dengan 3 fitur utamanya: super soft, breathable dan fast dehydrating. Pastinya Mom ingin si kecil merasa nyaman saat mengenakan pakaiannya, kan? Jadi, jangan ragu lagi untuk pilih produk CUIT. Segera cek di laman situsnya. Happy Shopping, Mom!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.